Rabu, 05 Februari 2014

(Karena) Cinta Tak Mendendam

https://twitter.com/ezarsatria

Judul: Cinta Tak Mendendam
Penulis: Petra Shandi
Penerbit: Zettu
ISBN: 978-602-7999-73-2
Cetakan ke: Satu (Tahun 2013)
Tebal: 392 halaman
Genre: Novel

Pertama kali melihat buku ini, hal pertama yang dilakukan pastilah membaca sinopsis di cover belakang, tapi dijamin, rasa penasaran langsung merebak sejak membaca dua paragraf itu. Tak ada gambaran jelas tentang isi novel ini disana.

Paragraf pertama di sinopsis cover belakang buku ini, akan juga pembaca temui di halaman 362.

Cinta yang ada telah merubah segalanya. Memporak-porandakan keegoanku sebagai orang yang berhati baja. Kenyataannya aku lengah hanya karena pesona dia yang berhati mulia. Maka, izinkan aku mencintainya. Aku ingin berdamai dengan hatiku dan membiarkan diri ini dimiliki olehnya.

Dihantui rasa bersalah dan ditinggalkan kekasih tanpa sebab yang jelas. Amree, seorang pemuda yang memiliki dunia di genggamannya, pewaris tahta perusahaan keluarga, tapi tak mampu menentramkan hati karena dosa masa lalu. Juga Maha, sepupu Amree yang sangat sempurna, tampan, penuh pesona dan santai menjalani hidup, seperti tanpa beban. Dua sosok laki-laki yang tampan dan mapan. saling memendam cemburu satu sama lain. dua lelaki itu hampa hatinya.

Hingga akhirnya Sarifah, sang nenek, meminta mereka segera mencari pendamping hidup. Masalah menjadi pelik saat Amree dan Maha ternyata mencintai wanita yang sama. Winda.

Cari calon istri tuh nggak semudah cari makanan diluar. Amree gak bisa memaksakan diri menikah kalau memang belum ada orang yang tepat. (hal. 5)

Siapakah yang akhirnya dipilih Winda?

Disaat hati siap memilih, tiba-tiba seorang wanita melabraknya dan mengaku pacarnya Maha. Juga Kinanti, kepala divisi HRD baru di kantornya ternyata mantan pacar Amree dan terang-terangan meminta Winda menjauhi lelaki berkacamata itu.

Aku tidak mau tenggelam di duniamu, seperti Cinderella yang mendapatkan cinta pangeran. Pada akhirnya mereka mengabaikan bahkan merendahkanku. (hal. 67)

Dan kenyataan pahit bahwa ternyata sosok yang sangat dibenci oleh Winda adalah lelaki yang akhirnya ia pilih, menambah rumit kisah cinta mereka.

Bagaimana akhirnya?

Mampukah cinta mengalahkan dendam yang telah mengakar kuat didalam jiwa?

Cinta yang membuat semuanya menjadi nyata. Ketika cinta bisa meredakan amarah, menghilangkan dendam dan mewujudkan mimpi, semua terasa mudah dan indah. (hal. 373)

Semua tokoh dalam cerita ini punya benang merah yang menghubungkan mereka. Selain percintaan, buku ini juga menceritakan tentang sosok ayah dengan kisah yang berbeda-beda tiap tokohnya.

Covernya menarik, pemilihan warnanya yang lembut dan ilustrasi padang rumput dengan sebuah pintu tertutup dan awan berbentuk hati.

Beberapa typo ditemukan di buku ini:
  1. ujar Hadih ayahnya (hal. v)
  2. Wisny tertawa riang. (hal. 239)
  3. "Maaf, waktu itu Bima gak sengaja percakapan kalian." (hal. 261)
  4. Seorang Bagas Danuara. (hal. 356)
Mungkin cerita ini kesannya 'sinetron' banget, tapi dijamin para pembaca tidak akan kecewa karena ceritanya tidak flat. Beberapa bagian mungkin bisa ditebak, tapi konflik yang dihadirkan sangat menarik. Direkomendasikan bagi anda pecinta novel romance yang mencari cerita yang ringan. Novel ini juga sangat direkomendasikan bagi anda penyuka Korea. Belakangan ini budaya Negeri Gingseng sedang marak, khususnya drama. Pola cerita dan karakter para tokoh mirip dengan tokoh di drama-drama Korea. Tapi gaya bahasanya tetap Indonesia, ber-setting di Bandung dan budaya lokal tetap kental terasa.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo cari bukunya di toko buku, atau bisa juga membeli di toko-toko buku online.

Happy reading...


6 komentar:

  1. Wah keren!! Tapi kenapa si Winda malah milih lelaki yang dibencinya? :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan, mas Ditya aja penasaran gitu... :D :D

      Hihihiii...

      Hapus
    2. kayaknya emang musti baca :D

      Hapus
    3. Hihihiii... :D
      Gitu deh... :)

      Hapus

Terimakasih sudah mampir, mari tinggalkan jejak disini... ^_^

Mohon untuk berkomentar memakai ID blogger atau "Nama+URL". Jika tak punya blog, dapat mengisi URL dengan URL facebook/twitter.

Tunggu kunjungan balikku ya... :D

Perhatian!!! Komentar dengan menyertakan link aktif langsung aku hapus :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...