Senin, 21 Juli 2014

Century, Rumah Misterius

Judul: Century 
Penulis: Sarah Singleton
Penerjemah: Poppy Damanti Chusfani 
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 
ISBN-10: 979-22-3033-5
ISBN-13: 978-979-22-30338
Tebal: 247 Halaman 
Dimensi: 13,5 x 20 Cm 
Cetakan: Kedua, September 2007
Genre: Fantasi

Century adalah novel anak-anak pertama yang ditulis Sarah Singleton, seorang jurnalis dan penulis fiksi berdarah Inggris, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis novel dewasa. Selain Century, penulis kelahiran tahun 1966 ini telah menulis dua buku anak-anak lain, yaitu Heretic (2006) dan Sacrifice( 2007). Century yang diterjemahkan Poppy Damayanti Chusfani dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama ini telah memenangkan Booktrust Teenage Prize tahun 2005. Dan Century adalah buku pertama dari Sarah Singleton yang saya baca.

Cerita pembuka diawali dengan penemuan sebuah buku bersampul merah yang ditulis oleh Mercy Galliena Verga, buku ini seperti novel dalam novel. ^_^

Trajan dan kedua putrinya, Mercy dan Charity. Juga dua pengasuh, Galatea dan Aurelia tidur saat matahari terbit dan bangun ketika matahari terbenam, dalam musim dingin yang tak pernah berakhir. Hingga Mercy menemukan bunga Snowdrop, bunga penanda musim semi di bantalnya yang membuat rasa penasarannya meruak. Hingga bertemu Claudius yang membantunya menyibak rahasia sedikit demi sedikit tentang keluarga mereka dan rumah yang membeku dalam waktu.

"Betapa kita ingin mencengkeramnya dan merengkuhnya erat-erat. Tapi kita harus melepaskannya-memberinya ciuman selamat tinggal-karena tanpa perubahan, kita sama saja dengan mati dan dikubur." 
(hlm. 107)

Ketika masa sulit dalam kehidupan datang, seringkali manusia menyesali kebahagiaan yang rasanya sangat cepat berlalu. Di tangan sendirilah keputusan untuk terus menjalani hidup atau terjebak dalam bayang-bayang kesedihan dan menggenggam kebahagiaan masa lalu yang semu.

Buku ini tidak hanya bagus untuk anak-anak, tapi juga orang dewasa bisa menikmati buku ini dengan seru. Ceritanya menarik dan sulit diduga, penuh teka-teki. walaupun ada beberapa typo, tidak akan mengganggu keseruan novel ini:

  1. Galatena menduga (hlm. 71)
  2. peta acak-cakan (hlm. 137)
  3. Mreka berjalan (hlm. 188)
Cocok sekali untuk mengisi waktu luang, ceritanya ringan. Membikin penasaran.

6 komentar:

  1. aku pernah baca buku ini tapi agak lupa jalan ceritanya.. jadi pingin nyari lagi di timbunan XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada review-nya juga kah?

      :)

      Cover bukunya emang kayak kurang meyakinkan, terkesan seram. Tapi fantasinya dapet banget... :)

      Hapus
  2. Wah buku bagus nih, :D Saya sebenarnya kurang suka dengan novel terjemahan, kadang bingung, hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihiii... :D

      iya sih, kadang saya juga gitu...
      Tapi kalo udah ngerti jalan ceritanya malah ketagihan...

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Terimakasih sudah mampir, mari tinggalkan jejak disini... ^_^

Mohon untuk berkomentar memakai ID blogger atau "Nama+URL". Jika tak punya blog, dapat mengisi URL dengan URL facebook/twitter.

Tunggu kunjungan balikku ya... :D

Perhatian!!! Komentar dengan menyertakan link aktif langsung aku hapus :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...